Ketahui Kesalahan Logika Ini Agar Anda Menjadi Lebih Pintar

0

jadilah pintar
kenali kesalahan logika agar lebih pintar

BANYAK SEKALI kesalahan logika (logical fallacy) yang bisa kita temui di internet. Silakan pergi ke medsos mana saja, terutama Facebook dan Instagram, dan jelajahilah setengah jam saja, terutama di postingan-postingan saintifik. Kita akan bisa menemukan ratusan logical fallacy.

Sebenarnya, tanpa sadar kita juga bisa terjerumus dalam kesalahan logika ini, karena rupanya ada banyak sekali macamnya. Berikut saya beberkan sedikit di antaranya:

A. Ad Hominem

Ad hominem ini adalah "mengolok-olok" atau kalau mau lebih kerennya, "bukan pendapatnya yang diserang, tapi malah langsung orangnya". Ini sering sekali kita temui di internet, terutama di media sosial. Contohnya:

Kamu: "Jadi gini Gan, ledakan di Beirut itu bukan karena bom atom. Kalo iya, pasti fireball-nya yang terang banget itu keliatan."

Dia: "Alah, elu pake pp anime, pendapatmu gak diitung."

—atau—

"Jangan percaya teorinya si X. Dia aja orangnya sering mabuk gitu. Suka poligami pula."

B. To Quoque

Ini mirip dengan ad hominem, tapi langsung to the point dengan landasan, "Kamu juga dulu begitu." Artinya, lawan malah akan men-counter pendapat yang menentangnya dengan mengungkit tindakan lawannya yang tidak relevan dengan apa yang sedang mereka bicarakan. Misalnya:

Kamu: "Ini laporannya kok sumbernya cuma tiga? Harusnya minimal lima!"

Dia: "Kamu juga dulu gitu."

C. Anecdotal

Anecdotal adalah cacat logika yang menggunakan dirinya sendiri atau pengalaman dirinya sendiri untuk berpendapat. Cara ini sangat lumrah di kalangan orang awam dan tentu saja tidak saintifik. Misalnya:

Kamu: "Nih, baca nih! Ternyata ini jenis ular berbisa lo."

Dia: "Ah, aku dulu pernah digigit sama ular itu, nggak kenapa-kenapa kok."

D. Strawman

Cacat logika ini adalah memelintir argumen lawan menjadi argumen baru, padahal lawan belum tentu pernah mengatakan argumen tersebut. Misalnya:

Kamu: "Maaf ya, kamu saya kasih nilai 50 karena telat ngumpulin tugas."

Dia: "Ah, Bu Guru baperan deh."

E. Special Pleading

Alias kebanyakan alasan. Biasanya digunakan ketika sudah tidak bisa berargumen apa-apa lagi, dan terlalu gengsi buat minta maaf. Bahasa Jawanya "memper-memperke." (memantas-mantaskan). Misalnya:

Kamu: "Tuh kan, bener dia dong berarti."

Dia: "Ya pantes lah, dia kan ahli IT, aku kan cuma lulusan SMA."

F. Red Herring

Alias ngelantur. Lagi bahas apa, tiba-tiba bahas apa. Ini adalah cara berpikir yang membawa-bawa topik yang tidak relevan dengan yang sedang dibahas. Misal:

Kamu: "Jeff Bezoss ternyata lebih kaya dari Bill Gates, ya."

Dia: "Masih lebih kaya orang muslim yang menunaikan dua rekaat solat fajar."

G. False Dichotomy

Kalau ini bukan A, pasti ini B. Situasi di mana dua sudut pandang alternatif disajikan sebagai satu-satunya pilihan, padahal nggak hanya itu. Contoh:

Kamu: "Aku kok sebel ya sama wibu."

Dia: "Wah, pasti kamu K-Popers ya?"

—atau—

Kamu: "Sebenarnya kaum vegan itu nggak salah-salah amat, sih."

Dia: "Wah, ada vegan garis keras nih! Mau protes soal kurban ya?"

H. Bandwagon

Bahasa gampangnya, "banyak yang ngelakuin itu juga" atau "banyak yang nyebut gitu juga." Cara berpikir ini menganggap suatu hal menjadi benar hanya karena banyak orang yang menganggapnya benar. Jika diteruskan, bandwagon sederhana (seperti istilah, misalnya) bisa menjadi salah kaprah, alias salah yang sudah dianggap umum. Contoh:

Kamu: "Kok kamu ngerokok, sih? Kamu kan mahasiswa biologi, harusnya tau dong."

Dia: "Temen-temenku ngerokok semua, tuh."

—atau—

Kamu: "Komodo itu bukan dinosaurus. Bukan hewan purba juga."

Dia: "Banyak kok website yang bilang komodo itu hewan purba."

I. Appeal to Popularity

Cacat logika ini cuma ngikut ke kebanyakan orang saja alias ikut-ikutan atau "latah". Menganggap bahwa suatu hal menjadi benar hanya karena banyak orang yang mengikutinya, padahal belum tentu. Mirip seperti bandwagon, hanya saja kalau bandwagon itu tidak peduli waktunya kapan. Contoh:

Kamu: "Bro, kok elu ikut-ikutan posting status corona itu konspirasi sih?"

Dia: "Temen-temen seangkatanku juga pada posting gitu."

J. Appeal to Authority

Mirip seperti yang di atas, tapi kali ini adalah ikut-ikutan yang tenar/udah bernama. Perlu diingat bahwa ini tidak sama dengan "merujuk pada ahli" atau kalau yang mengatakannya memang yang ahli di bidangnya. Contohnya:

"Nggak usah pake masker lah, si Jerinx juga nggak pake masker kok. Dia bilang nggak apa-apa, corona itu bohong."

Apa Jerinx itu ahli mikrobiologi, virologi, imunologi? Bukan, 'kan.

K. Burden of Proof

Atau lebih gampangnya, "buktikan salah saya di mana". Ini jelas cacat logika karena orang yang klaim-lah yang harus menunjukkan bukti, bukan memaksa orang lain untuk membuktikan bahwa klaim-nya salah. Contoh:

Dia: "Antartika itu tembok es yang mengelilingi Bumi."

Kamu: "Antartika itu benua."

Dia: "Apa buktinya kalo dia bukan tembok es?"

L. False Cause

Cara berpikir ini adalah menyambung-nyambungkan sebab dan akibat dari berbagai kejadian, padahal kenyataannya tidak terbukti. Kita lebih mengenalnya dengan nama cocoklogi. Misalnya:

Kamu: "Main yuk ke pantai C."

Dia: "Jangan, nanti sial! Saudaraku pernah main ke sana juga dan sehari setelah itu dia kena corona!"

M. Middle Ground

Gampangnya, cacat logika ini adalah berusaha mengambil jalan tengah. Kesalahannya adalah berpikir bahwa jalan tengah dari kedua argumen pastilah hal yang valid. Padahal belum tentu. Baru lain lagi kalau kedua argumen sedang diadakan pengujian. Contohnya:

Kamu: "Tugasnya banyak banget ini. Mau dikerjakan sendiri-sendiri atau bareng?"

Dia: "Lebih baik tidak usah dikerjakan!"

N. Cherry Picking

Cacat logika yang satu ini adalah memilah-milah data, yaitu data yang tidak sesuai dengan opininya tidak akan dipakai meskipun jika jumlahnya lebih banyak dibanding data yang sesuai dengan opininya. Yang dipakai hanyalah data yang mendukung opini, sedangkan data lain—yang mungkin lebih valid—diabaikan. Contohnya:

"Oke Google, cari 'Vaksin Sebabkan Autisme'."

"Saya menemukan 1.000.000 hasil yang menyatakan TIDAK dan 10 hasil yang mengatakan IYA."

"AKU AMBIL YANG 10 ITU!"

O. Composition/Division

Kalau yang ini begini, maka yang itu pasti begini. Atau, lebih detailnya, jika suatu bagian mempunyai perilaku atau sifat tertentu, maka bagian lain atau keseluruhan objek itu akan bersifat sama. Contohnya:

"Kue ini krimnya aja udah nggak enak. Apalagi kuenya!"

"Wongso, siswa terpintar di kelasku aja, nggak tahu jawabannya. Apalagi kamu yang ranking 30 dari 32!"

P. Genetic

Cacat logika ini bisa dibilang "jangan langsung percaya". Sebenarnya ini bisa jadi hal yang penting sih, karena membuat kita bersikap skeptis dulu terhadap informasi yang meragukan. Namun, ingatlah kalau skeptis yang benar selalu membawa argumen dan dalil, sedangkan cacat logika yang satu ini tidak pakai argumen.

Kamu: "Bumi terbagi jadi kerak, mantel, inti luar, dan inti dalam."

Dia: "Kamu kata siapa?"

Kamu: "Ilmuwan geologi udah neliti pakai gelombang gempa."

Dia: "Jangan percaya dulu, yang namanya manusia kan sering salah."

Q. Personal Incredulity

Cara berpikir ini menganggap bahwa suatu hal tidak mungkin terjadi atau tidak mungkin benar, hanya karena dia tidak tahu cara kerjanya atau tidak menguasai bidang keilmuannya. Contohnya:

"Nggak mungkin Bumi ini udah 4,5 miliar tahun usianya. Sekarang aja baru tahun 2020."

Silakan dibagikan, agar semakin banyak orang yang tahu soal hal ini, dan membuat kita semakin bijak dan cerdas dalam bermedia sosial.


sumber: quora

Musibah adalah Anugerah

0

Apa yang dilakukan disaat hidup kita berantakan? pecah berkeping-keping?

kita bisa saja mengatakan itu adalah MUSIBAH, tapi kita bisa juga menyebutnya ANUGRAH. tergantung seberapa penuh hati kita dengan rasa syukur.

Sang Pemilik Hidup sudah jelas punya cara sendiri merenda kehidupan kita. Pernah liat nggak saat kita kecil? ibu sedang merenda di kursi & kita melihatnya dari bawah? sedang apa ibu? kok bikin "prakarya" nggak jelas gitu?

terlihat benang ruwet & berantakan bukan dari bawah? tapi nampak luar biasa indah dari atas. masalah-masalah hidup kitapun nampak demikian, ruwet kelihatannya bagi kita seperti berantakan, bahkan merasa akhir segalanya. no way out.

tapi nggak gitu yang dilihat oleh Sang Pemilik Langit bagi kita. Tuhan akan menunjukkannya saat kita dianggap telah LAYAK & PANTAS mendapatkannya.

...setiap masalah kita seberat apapun, selalu memiliki KEINDAHAN tersembunyi yang hanya bisa DITEMUKAN saat kita selalu memanjatkan rasa syukur disaat sulit, nggak sudi nyerah & berbaik sangka pada pemilik alam semesta.

...dan kita bisa memungut satu per satu kepingan-kepingan hidup kita yang berserakan & menyusunnya menjadi MAHA KARYA yang jauuuuuhhhh lebih INDAH dari sebelumnya.

jika & hanya jika....
kita menolak untuk menyerah, bangkit bergerak & akhiri dengan senyum bahagia.

seperti contoh pot keramik ini.
pecah berantakan lalu bisa saja kesal/ kecewa/ marah lalu buang ke sampah.

atau....

kita bisa memilih MENYUDAHI kekecewaan/ kesedihan karena pot pecah, ...dan ketika kita berusaha berprasangka baik, sanggup bersyukur, hal-hal luar biasa & ide-ide cetar pun bermunculan... pecahan & kepingan potnya malah membuatnya terlihat lebih indah dari bentuk lamanya.

tidak ada orang yang "kekurangan".
yang ada adalah orang yang "lupa bersyukur".

setuju kawan?

Kumpulan Kata-Kata Bijak oleh Almarhum B.J. Habibie

0
Kumpulan Kata-Kata Bijak oleh Almarhum B.J. Habibie
Kumpulan Kata-Kata Bijak oleh Almarhum B.J. Habibie
Kata - Kata Mutiara Almarhum B.J. Habibie yang sangat berkesan untuk hidup kita:

1. "Dulu saya takut sekali mati, tapi sekarang tidak karena yang pertama menemui saya adalah Ainun."

2. "Ainun, saya sangat mencintaimu. Tapi Allah lebih mencintaimu, sehingga saya merelakan kamu pergi."

3."Tak perlu seseorang yang sempurna, cukup temukan orang yang selalu membuatmu bahagia dan membuat berarti lebih dari siapa pun."

4. "Seorang pria tidak akan pernah menjadi seorang pria yang besar tanpa adanya perempuan hebat di sisinya yang selalu memberi dukungan dan dan harapan dalam setiap langkap dan keputusan yang diambil."

5. "Tanpa cinta kecerdasan itu berbahaya, dan tanpa cinta kecerdasan itu tidak cukup."

6. "Cinta dapat terlihat melalui teleskop, sedangkan cemburu hanya terlihat melalui mikroskop."

7. "Di mana pun engkau berada, selalu lah menjadi yang terbaik dan berikan yang terbaik dari yang bisa kau berikan."

8. "Hiduplah kamu seperti akan mati besok, dan berbahagialah seperti kamu akan hidup selamanya."

9. "Salah satu kunci kebahagiaan adalah menggunakan uangmu untuk pengalaman, bukan keinginan."

10. "Ketika seseorang menghinamu, itu adalah sebuah pujian bahwa selama ini mereka menghabiskan waktu untuk memikirkan kamu, bahkan ketika kamu tidak memikirkan mereka."

11. "Masa lalu saya adalah milik saya, masa lalu kamu adalah milik kamu, tapi masa depan adalah milik kita."

12. "Cinta tidak berupa tatapan satu sama lain, tetapi memandang ke luar bersama ke arah yang sama."

13. "Walau pun raga telah terpisahkan oleh kematian, namun cinta sejati tetap akan tersimpan abadi di relung hati."

14. "Dalam hidup ini, saya memiliki mental seperti orang yang bermain sepeda. Bila saya tidak mengayuh sepeda, maka saya akan jatuh. Jika saya berhenti bekerja, maka saya mati."

15. "Kenapa kita ada di sini? Karena kita diberi kesempatan oleh Tuhan untuk menikmati hidup yang singkat ini."

16. "Pengalaman tidak bisa dipelajari, tapi harus dilalui."

17. "Hanya anak bangsa sendiri lah yang dapat diandalkan untuk membangun Indonesia. Tidak mungkin kita mengharapkan dari bangsa lain."

18. "Percaya itu baik, tapi mengecek lebih baik lagi"

19. "Kesempurnaan tidak datang dengan sendirinya, kesempurnaan harus diupayakan. Kesempurnaan harus dinilai. Proses dan hasil pekerjaan harus diawasi."

20. "Utamakan kerja nyata, bukan citra."

21. "Belajarlah bersyukur dari hal-hal yang baik di hidupmu dan belajarlah menjadi kuat dari hal-hal yang buruk di hidupmu."

22. "Kegagalan hanya terjadi bila kita menyerah."

23. "Di mana pun kau berada, selalu menjadi yang terbaik dan berikan yang terbaik dari yang bisa kita berikan."

24. "Jadilah pribadi yang selalu siap menjalani setiap tantangan yang datang padamu."

25. "Tak ada gunanya IQ Anda tinggi namun malas, tidak miliki disiplin. Yang penting adalah Anda sehat dan mau berkontribusi untuk masa depan yang cerah."

26. "Keberhasilan bukanlah milik orang yang pintar, keberhasilan adalah kepunyaan mereka yang senantiasa berusaha."

27. "Jangan pernah berhenti mengejar yang kamu impikan, meski apa yang didamba belum ada di depan mata."

28. "Meraih masa depan yang cerah tidak akan didapat dengan mudah, kamu harus mau berkorban untuk mendapatkan hal itu."

29. "Apabila kamu sudah memutuskan menekuni suatu bidang, jadilah orang yang konsisten. Itu adalah kunci keberhasilan yang sebenarnya."

30. "Bertekadlah jadi pribadi yang berguna bagi lingkungan sekitar, gunakan apa yang kamu punya untuk membantu sesama."

Pidato Terakhir B.J. Habibie - Sebuah Renungan

0
Pidato Terakhir B.J. Habibie - Sebuah Renungan

SAAT KEMATIAN ITU KIAN DEKAT

KALAULAH SEMPAT? Renungan utk kita semua!!!!

(BJ Habibie ketika berpidato di Kairo, beliau berpesan "Saya diberikan kenikmatan oleh Allah ilmu technology sehingga saya bisa membuat pesawat terbang, tapi sekarang saya tahu bahwa ilmu agama itu lebih bermanfaat untuk umat. Kalo saya disuruh memilih antara keduanya maka saya akan memilih ilmu Agama.")

Sepi penghuni...
Istri sudah meninggal...
Tangan menggigil karena lemah...
Penyakit menggerogoti sejak lama...
Duduk tak enak, berjalan pun tak nyaman... Untunglah seorang kerabat jauh mau tinggal bersama menemani beserta seorang pembantu...

Tiga anak, semuanya sukses... berpendidikan tinggi sampai ke luar negeri...
» Ada yang sekarang berkarir di luar negeri...
» Ada yang bekerja di perusahaan asing dengan posisi tinggi...
» Dan ada pula yang jadi pengusaha ...

Soal Ekonomi, saya angkat dua jempol » semuanya kaya raya...

Namun....
Saat tua seperti ini dia "merasa hampa", ada "pilu mendesak" disudut hatinya..

Tidur tak nyaman...
Dia berjalan memandangi foto-foto masa lalunya ketika masih perkasa & enegik yg penuh kenangan

Di rumah yang besar dia merasa kesepian, tiada suara anak, cucu, hanya detak jam dinding yang berbunyi teratur...

Punggungnya terasa sakit, sesekali air liurnya keluar dari mulutnya....
Dari sudut mata ada air yang menetes.. rindu dikunjungi anak-anak nya

Tapi semua anak nya sibuk dan tinggal jauh di kota atau negara lain...
Ingin pergi ke tempat ibadah namun badan tak mampu berjalan....

Sudah terlanjur melemah...

Begitu lama waktu ini bergerak, tatapannya hampa, jiwanya kosong, hanya gelisah yang menyeruak...
sepanjang waktu ....

Laki-laki renta itu, barangkali adalah Saya... atau barangkali adalah Anda yang membaca tulisan ini suatu saat nanti_
Hanya menunggu sesuatu yg tak pasti...
yang pasti hanyalah KEMATIAN.
Rumah besar tak mampu lagi menyenangkan hatinya..._
Anak sukses tak mampu lagi menyejukkan rumah mewahnya yang ber AC...
Cucu-cucu yang hanya seperti orang asing bila datang..._
Asset-asset produktif yang terus menghasilkan, entah untuk siapa .?

Kira-kira jika malaikat "datang menjemput", akan seperti apakah kematian nya nanti.

Siapa yang akan memandikan ?

Dimana akan dikuburkan ??

Sempatkah anak kesayangan dan menjadi kebanggaannya datang mengurus jenazah dan menguburkan?

Apa amal yang akan dibawa ke akhirat nanti?
Rumah akan di tinggal, asset juga akan di tinggal pula...
Anak-anak entah apakah akan ingat berdoa untuk kita atau tidak ???
Sedang ibadah mereka sendiri saja belum tentu dikerjakan ???
Apa lagi jika anak tak sempat dididik sesuai tuntunan agama??? Ilmu agama hanya sebagai sisipan saja..._

"Kalau lah sempat" menyumbang yang cukup berarti di tempat ibadah, Rumah Yatim, Panti Asuhan atau ke tempat-tempat di jalan Allah yang lainnya...

"Kalau lah sempat" dahulu membeli sayur dan melebihkan uang pada nenek tua yang selalu datang......

"Kalau lah sempat" memberikan sandal untuk disumbangkan ke tempat ibadah agar dipakai oleh orang yang memerlukan.....

"Kalau lah sempat" membelikan buah buat tetangga, kenalan, kerabat, dan handai taulan...

Kalau lah kita tidak kikir kepada sesama, mungkin itu semua akan menjadi "Amal Penolong" nya ...

Kalaulah dahulu anak disiapkan menjadi 'Orang yang shaleh', dan 'Ilmu Agama' nya lebih diutamakan

Ibadah sedekahnya di bimbing/diajarkan & diperhatikan, maka mungkin senantiasa akan 'Terbangun Malam', 'meneteskan air mata' mendoakan orang tuanya.

Kalaulah sempat membagi ilmu dengan ikhlas pada orang sehingga bermanfaat bagi sesama...

KALAULAH SEMPAT

Mengapa kalau sempat ?
Mengapa itu semua tidak jadi perhatian utama kita ? Sungguh kita tidak adil pada diri sendiri. Kenapa kita tidak lebih serius?
Menyiapkan 'bekal' untuk menghadap-Nya dan 'Mempertanggung Jawabkan kepadaNya?
Jangan terbuai dengan 'Kehidupan Dunia' yang bisa melalaikan.....

Kita boleh saja giat berusaha di dunia....tapi jadikan itu untuk bekal kita pada perjalanan panjang & kekal di akhir hidup kita.

Teruslah menjadi "si penabur kebajikan" selama hayat masih dikandung badan meski hanya sepotong pesan.

Prof. Dr. Ing. BJ. Habibi

Tips Menghindari Copet di Dalam Kereta KRL Commuter Line

0
Aksi Copet di Dalam Kereta KRL Commuter Line
Ilustrasi Copet yang sedang beraksi di dalam kereta KRL Commuter Line
Tadi pagi pas turun dari KRL saya lihat dua orang wanita remaja berdiri di ujung peron, sepertinya anak kuliahan, keduanya berkerudung dan memakai masker, salah satunya sedang merogoh-rogoh isi tas temannya yang sedang menangis sesegukan. Saya menduga kuat kalau temannya yang menangis itu baru saja kecopetan, dan temannya sedang membantu mencarikan siapa tahu terselip di dalam tas, kemungkinan besar handphonenya sudah berpindah tangan. Bukan hal baru sebenarnya, mungkin setiap hari ada saja korban kecopetan di dalam gerbong KRL. Bahkan, saya pun dulu pernah kecopetan handphone yang umurnya belum ada sebulan, padahal saya sudah merasa sangat berhati-hati. Apa kalian juga punya pengalaman? silahkan curhat di comment.

Pusat-pusat keramaian seperti stasiun, terminal, bandara, ataupun mall memang merupakan lahan segar bagi para copet untuk melaksanakan keahliannya. Modusnya pun beragam, ada yang beraksi sendirian dengan teknik konvensional, bahkan berkelompok untuk mengecoh dan meminimalisasi risiko kepergok, satunya mengalihkan perhatian, sementara yang lain mengambil barang copetan dan mengoperkannya secara estafet ke teman-teman di sebelahnya, macam film holywood saja.
copet beraksi
copet profesional seperti film holywood
Nah, khususnya bagi kamu para roker, berikut beberapa tips untuk menghindari aksi copet selama berada di dalam gerbong KRL Commuter Line:
  1. Yang diincar oleh para copet tentu pastinya bukan hati kamu, jadi kamu tidak perlu lirik-lirik mana yang muka-muka bakat copet tapi ganteng. Tapi jangan salah, copet kekinian itu tampilannya rapi lho, seperti pegawai kantoran juga, tapi skillnya kriminil. Tentu dompet menjadi pilihan klasik bagi copet, tapi siapa yang tau isi dompet, jangan-jangan cuma KTP, SIM, uang kembalian yang tidak seberapa dan bon minimarket, ATM pun butuh nomor PIN. Oleh karena itu biasanya yang paling mudah dicopet adalah handphone, terutama yang high end atau keluaran baru, karena harganya relatif mahal, bentuknya ringkas, casing aslinyanya licin, dan mudah disembunyikan. So, simpan baik-baik dompet dan handphone kamu di tempat yang sulit di jangkau seperti di dalam bagian tas terdalam, atau bagian dalam tas yang ada resletingnya lagi, ataupun di kantong baju di balik jaketmu. Jangan disimpan di kantong celana bagian belakang! BIG NO!
  2. Jika kamu membawa tas baik backpack ataupun slingbag, sebaiknya amankan ke bagian depan badanmu sehingga kondisinya selalu terlihat jelas. Karena tas yang sangat rapat atau dikunci sekalipun tidak menjadi halangan bagi para copet, dari beberapa kejadian yang dikabarkan, para copet bisa merobek tas kamu dengan menggunakan pisau kecil ataupun silet yang sudah mereka siapkan. 
  3. Sebaiknya hindari posisi berdiri bebas di tengah. Cari posisi di bagian sisi kereta yang kamu bisa bersandar disana, bagus lagi jika dapat tempat duduk, itu yang paling aman.....untuk tidur.
  4. Berdiri di dekat ibu-ibu biasanya akan mengurangi risiko kecopetan, karena para copet biasanya bukan ibu-ibu, hahaha. Tapi itu khusus wanita, kalau kamu laki-laki ya jangan terlalu mencolok juga pergerakannya untuk menyusup di tengah-tengah rombongan ibu-ibu, apalagi sengaja masuk di gerbong wanita, jangan!
  5. Maksimalkan kewaspadaan kamu di waktu-waktu bergoyang, bukan berjoget lho ya, maksudnya ketika kereta berakselerasi, mengerem, ataupun pada saat naik dan turun. Kesempatan lengah seperti itulah yang ditunggu oleh para pencopet untuk merogoh barang bawaanmu.
  6. Senantiasa waspada dan selalu berhati-hati selama perjalanan di dalam KRL commuter line. Jangan terlalu percaya diri untuk berkesimpulan bahwa kamu sedang berada di posisi aman. Dan jangan terlalu sering menunjukan gadgetmu yang mahal. Karena copet selalu mempunyai banyak akal untuk melakukan aksinya.
Demikian tips menghindari copet di dalam kereta KRL, dan tolong dicamkan bahwa penulis bukan copet atau pun mantan copet! Jika ada yang punya ide lebih, jangan ragu untuk berbagi dan menulisnya di kolom comment ya! Have a fun trip!

Senyum Sendiri Nonton 7 Film Korea Romantis Ini - Sweet Banget

0
Kamu capek sama aktifitas naik turun peron, transit kereta KRL, dan rebutan posisi di dalam gerbong? atau alasan gangguan sinyal dan pergantian jalur yang kadang bikin bosan dan stress? Butuh tontonan yang manis-manis tanpa mikir keras untuk menghangatkan hati selama perjalanan di dalam Commuter Line? Ini dia 7 Film Korea Romantis Pilihan Terbaik untuk nemenin waktu-waktu badmood-mu! Check it out.

Film Korea Romantis #7 Jealousy Incarnate

Drama Korea Romantis
Galau paling asyik, ketika harus milih dua kandidat yang sama-sama daebak
Menceritakan kisah cinta segitiga yang beda dari biasanya. Di drama ini ga ada yang licik ataupun pake cara-cara kejam untuk memperebutkan si cewek, yang ada malah masing-masing kandidat memperlihatkan kelebihannya yang bikin kita penonton aja susah buat milih salah satunya!

Pyo Na Ri (Gong Hyo Jin) seorang penyiar di salah satu stasiun TV bergengsi yang bertugas sebagai pembawa berita cuaca. Bertahun-tahun naksir news anchor kece dan smart yang juga rekan kerjanya yaitu Lee Hwa Shin (Jo Jung Suk). Ditengah keputus asaanya karena sadar cintanya bertepuk sebelah tangan, Pyo Na Ri bertemu dengan seorang pria tampan, rupawan dan pengusaha tajir bernama Go Jung Won (Go Gyung Pyo) yang secara terang-terangan tertarik dan berusaha mendekati Pyo Na Ri. Siapa yang menjadi tambatan hati Pyo Na Ri sesungguhnya?

Yang menarik disini adalah bagaimana Lee Hwa Shin, Go Jung Won dan Pyo Na Ri menjalani cinta segitiganya, dengan aksi-aksi mereka yang saling mencari perhatian dengan tingkah kocak yang berhasil menngundang tawa. Tapi ada juga momen-momen romantis yang bikin meleleh, ala-ala Korea yang sweet banget.

Akting dari pemeran-pemerannya juga sudah ga usah diragukan lagi kualitasnya. Dijamin bikin baper yang nonton!

Film Korea Romantis #6 Fight for My Way

Drama Korea Romantis
Empat sekawan yang sama-sama berjuang untuk mimpinya masing-masing
Berkisah tentang empat anak muda yang berjuang untuk mewujudkan apa yang mereka impikan. Tapi tentu saja banyak hal yang harus mereka lewati agar bisa meraih mimpi-mimpi tersebut. Dua karakter utama diceritakan sudah bersahabat sejak lama. Karena sudah dekat mereka pun saling bercanda termasuk tentang kisah cinta mereka yang gagal.

Mereka adalah Ko Dong Man (Park Seo-joon), mantan atlet taekwondo terkenal yang beralih profesi menjadi petarung seni beladiri campuran yang tak populer. Choi Ae Ra (Kim Ji-won), seorang karyawan pusat perbelanjaan di bagian informasi tapi bermimpi menjadi seorang penyiar berita. Kim Joo-man (Ahn Jae Hong) yang jugs disebut "otak" dari keempatnya. Dia menempati posisi permanen di jaringan belanja rumah. Setia dengan pacarnya selama enam tahun, cintanya akan diuji. Baek Seol-hee (Song Ha Yoon), Gadis lugu dan unik dari kelompok tersebut, yang bekerja pada sebuah toko jokbal. Selama enam tahun, dunianya berkisar pada Joo-man.

Mereka adalah empat individu yang dianggap sebagai "orang ketiga" karena kurangnya kemampuan mereka, namun pada akhirnya dalam rangkaian, mereka akan tumbuh sebagai individu dan teman. Kisah perjuangan mereka juga diselipkan bumbu percintaan yang juga unik dan dekat dengan realita yang ada disekitar kita. Drama ini manis, seru dan memotivasi para penonton untuk tetap semangat menjalani cita dan cinta.

Film Korea Romantis #5 What’s Wrong With Secretary Kim

Drama Korea Romantis
Bosnya cakep sekretarisnya cantik, hmmm cucok
Lee Yong Joon (Park Seo Joon) adalah Wakil Ketua di Yoomyung Group. Dia tampan dan cakap, tetapi narsisme membuatnya sulit untuk diajak bekerja sama. Kim Mi-so (Park Min Young) Seorang sekretaris yang sangat terampil yang telah bekerja dengan Young-joon selama sembilan tahun.

Drama yang diadaptasi dari webtoon dengan judul yang sama ini bercerita tentang Lee Yong Joomn dengan kegantengan dan kenarsisannya yang menjabat sebagai wakil ketua dari perusahaan besar, dan sekretarisnya yang sangat cakap, Kim Mi-So. Kesalahpahaman muncul ketika Kim Mi-so mengumumkan bahwa dia akan mengundurkan diri dari posisinya, setelah bekerja untuk Lee Young-joon selama sembilan tahun. Lee Young Joon kemudian khawatir setelah menyadari bahwa dia mungkin kehilangan sekretaris andalannya itu. Gimana cara Lee Young Joon mempertahankan sekretarisnya? Apakah bisa seseorang yang berlebihan mencintai diri sendiri (narsis banget) bisa jatuh cinta?

Film Korea Romantis #4 Encounter

Drama Korea Romantis
Backhug dan senja, perfect scene
Biasanya di drama-drama korea bertema beda kasta, yang terlihat sempurna dan kaya raya adalah pemeran laki-laki. Encounter adalah drama tentang cinta beda kasta yang lain daripada drama bertema sejenis. Cha Soo Hyun (Song Hye Kyo) adalah anak perempuan dari politisi ternama serta merupakan pemilik dari sebuah hotel berbintang. Sedang Kim Jin Hyuk (Park Bo Gum) adalah seorang pemuda biasa dari keluarga sederhana yang menikmati kebahagiaan dengan cara sederhana pula. Mereka dipertemukan dalam kondisi yang tepat namun latar belakang yang saling bertolak.

Drama ini memperlihatkan sisi manis Park Bo Gum yang akan bikin penonton senyum-senyum sendiri berasa digombalin. Perjuangan cinta tulus yang tidak biasa, apalagi dengan stigma masyarakat yang selalu negatif apabila seorang laki-laki yang umurnya lebih muda berhubungan dengan wanita kaya yang lebih tua darinya. Berhasilkah perjalanan cinta beda kasta ini?

Film Korea Romantis #3 Thirty But Seventeen

Drama Korea Romantis
Disini kayanya ga ada yang umurnya 30 tahun?
Gong Woo-Jin (Yang Se-Jong) adalah seorang pria lajang berusia 30 tahun dan dia bekerja sebagai desainer set. Karena trauma yang dia alami 13 tahun lalu, dia tidak ingin memiliki hubungan dengan orang lain.

Sedangkan Woo Seo-Ri (Shin Hye-Sun) berumur 17 tahun, harus mengalami mengalami koma. 13 tahun kemudian, dia bangun dari komanya. Usia mentalnya masih berusia 17 tahun, tetapi dia sekarang berusia 30 tahun.

Gong Woo-Jin dan Woo Seo-Ri terlibat satu sama lain dan tanpa sadar mereka jatuh cinta. Perjalanan cinta yang unik dan romantis dan menyentuh hati, melihat Woo Seo Ri yang berjuang mendapatkan kembali ingatannya serta Gong Woo Jin yang memendam rahasia begitu dalam dihidupnya.

Film Korea Romantis #2 Lucky Romance

Drama  Korea Romantis
Si logis dan si percaya mistis
Drama yang berasal dari webtoon berjudul sama ini bercerita tentang seorang wanita yang memiliki kepercayaan buta pada takhayul dan keberuntungan, Shim Bo Nui (Hwang Jung Eum) dengan Je Soo-ho (Ryu Jun Yeol) CEO dari sebuah perusahaan pengembang game yang adalah seorang yang ilmiah dan logis.

Shim Bo Nui adalah wanita yang sangat percaya tahayul, jimat dan ramalan-ramalan dukun. Ia selalu mengikuti setiap perhitungan keberuntungan oleh dukun sampai rincian terkecil. Dan ketika dukun itu bilang dia harus tidur dengan seorang pria perjaka yang lahir pada tahun harimau, jika tidak, adiknya Bo-ra akan segera mati.

Bertolak belakang dengan Je Soo Ho yang lahir sebagai seorang jenius, ia adalah orang yang sangat logis dan ilmiah, yang tidak percaya pada hal apa pun tentang supranatural. Dia adalah pemilik dan juga CEO dari sebuah perusahaan pengembang game, Zeze Factory. Suatu hari, sebuah hal yang luar biasa terjadi padanya ketika seorang wanita tiba-tiba memohonnya untuk tidur dengannya sekali. Wanita itu, Bo-nui, yang merupakan orang yang sifatnya sangat berbanding terbalik dengannya. Tapi rasa ingin tahu membuatnya ingin mempelajari lebih lanjut tentang Bo-nui.

Manis dan romantisnya drama ini semakin terasa ditiap episodenya. Karakter Je Soo Ho yang cool ternyata bisa menjadi menggemaskan dan konyol saat jatuh cinta. Dengan perbedaan karakter, apakah cinta mereka bisa langgeng?

Film Korea Romantis #1 Something in the Rain

Drama Korea Romantis
Hati-hati, film korea ini kelewat manis dan romantis!
Something in The Rain bercerita tentang Yoon Jin Ah, perempuan berusia 35 tahun yang memiliki banyak masalah dalam hidup. Mulai dari keluarga, karier, hingga percintaan.

Suatu hari ia bertemu Seo Joon Hee, adik sahabatnya yang baru pulang dari Amerika. Mereka pun sering bertemu dan makan bersama. Entah sejak kapan hubungan kakak beradik yang telah terjalin sekian lama berubah menjadi hubungan yang romantis.

Dalam drama ini penonton disuguhi banyak adegan romantis menggebu-gebu antara sepasang kekasih dengan perbedaan usia cukup jauh. Bagi sebagian masyarakat timur memang kurang umum menjalin hubungan dengan perempuan yang lebih tua. Tapi siapa yang bisa menghalangi perasaan seseorang?

Meski banyak sekali adegan romantis yang mengaduk-aduk emosi penonton, drama ini tetap memiliki banyak nilai yang bisa dijadikan pedoman dalam menjalani hidup. Drama ini komplit karena menampilkan manisnya cinta dan pahitnya pertentangan.

Nah sekarang, supaya nontonnya dalam posisi enak, cek dulu 5 Posisi Paling Favorit Selama Berada di Dalam Gerbong Kereta Commuter Line

Cara Tercepat ke Grand Indonesia Naik Kereta KRL Commuter Line

0
Cara Naik Kereta KRL Commuter Line ke Grand Indonesia
Cara Tercepat ke Grand Indonesia Naik Kereta KRL Commuter Line
Grand Indonesia adalah kompleks multi-guna yang ada di pusat kota Jakarta. Area ini mulai dibuka pada tahun 2007 dan diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono setelah mengalami renovasi. Lokasinya mencakup wilayah Hotel Indonesia, gedung perkantoran Menara BCA, apartemen Kempinksi Residence, dan pusat perbelanjaan Grand Indonesia Mal.

Cara Naik Kereta KRL Commuter Line ke Grand Indonesia
Naik Kereta KRL Commuter Line ke Grand Indonesia Shopping Town
Salah satu major anchor yang telah menempati bagian mal Grand Indonesia adalah department store Jepang Seibu, department store Thailand Central dan bioskop dengan teknologi terkini CGV Blitz. Mal Grand Indonesia terdiri dari tiga bagian yaitu East Mall, West Mall dan Skybridge yang menghubungkan kedua bagian tersebut. Skybridge tersedia di lantai 1, 2, 3, 3A, dan 5 dengan sebuah foodcourt berkonsep Food Louver yang berada di lantai 3. Grand Indonesia merupakan Family Friendly Lifestyle Mall yang mengusung konsep kebutuhan keluarga dalam satu tempat.
Cara Naik Kereta KRL Commuter Line ke Grand Indonesia
Penampakan susunan eskalator yang menarik di dalam Mal Grand Indonesia
Mengingat lokasinya yang sangat strategis di tengah-tengah arus lalu lintas Perkantoran Sudirman-Thamrin, tentu perlu dipertimbangkan alternatif transportasi menuju ke lokasi Grand Indonesia, salah satunya yaitu dengan menggunakan Kereta KRL Commuter Line. Berikut ini beberapa Tips Cara Tercepat ke Grand Indonesia Naik KRL Commuter Line.
Cara Naik Kereta KRL Commuter Line ke Grand Indonesia
Peta Rute dan Lokasi ke Grand Indonesia dari Stasiun Sudirman
Seperti yang bisa Kamu lihat dari gambar peta di atas, bahwa lokasi Grand Indoensia sangat dekat dengan Stasiun Sudirman. Oleh karena itu, jika Kamu menggunakan kereta commuter line menuju lokasi Grand Indoensia, Kamu bisa turun di Stasiun Sudirman.

Naik Kereta KRL Ke Grand Indonesia dari Arah Stasiun Cikarang - Bekasi

Untuk kamu yang datang dari arah Stasiun Bekasi, kamu bisa naik Kereta KRL tujuan Stasiun Jakarta Kota (beli tiketnya tujuan Stasiun Karet) dan turun di Stasiun Manggarai, kemudian Kamu bisa langsung melanjutkan perjalanan di Stasiun Manggarai dengan menggunakan Kereta KRL tujuan Stasiun Sudirman - Karet - Tanah Abang (hingga Duri atau Jatinegara, biasanya di jalur 5 atau jalur 2) dan turun di Stasiun Sudirman. Jarak dari Stasiun Sudirman menuju ke lokasi Grand Indonesia hanya sekitar 600 meter saja. Dikarenakan pengaturan pola arus lalu lintas di daerah Stasiun Sudirman yang sedemikian rupa, maka cara tercepat menuju ke lokasi Grand Indonesia dari Stasiun Sudirman adalah dengan berjalan kaki saja. Namun jika diperlukan, mungkin kamu bisa juga naik taksi ataupun ojek online.

Naik Kereta KRL Ke Grand Indonesia dari Arah Stasiun Bogor - Depok

Untuk kamu yang datang dari arah Stasiun Bogor ataupun Depok, kamu bisa naik Kereta KRL tujuan Stasiun Tanah Abang - Jatinegara, apabila kereta yang kamu tumpangi hanya sampai Stasiun Manggarai, tidak perlu khawatir, kamu bisa langsung melanjutkan perjalanan di Stasiun Manggarai dengan menggunakan Kereta KRL tujuan Tanah Abang - Duri - Kampung Bandan - Jatinegara di belakangnya (biasanya di jalur 5 atau jalur 2) dan jangan lupa untuk turun di Stasiun Sudirman. Jarak dari Stasiun Sudirman menuju ke lokasi Grand Indonesia hanya sekitar 600 meter saja. Dikarenakan pengaturan pola arus lalu lintas di daerah Stasiun Sudirman yang sedemikian rupa, maka cara tercepat menuju ke lokasi Grand Indonesia dari Stasiun Sudirman adalah dengan berjalan kaki saja. Namun jika diperlukan, mungkin kamu bisa juga naik taksi ataupun ojek online.

Naik Kereta KRL Ke Grand Indonesia dari Arah Stasiun Tangerang

Untuk kamu yang datang dari arah Stasiun Tangerang, kamu bisa naik Kereta KRL dengan tujuan Stasiun Duri (beli tiketnya tujuan Stasiun Karet), kemudian di Stasiun Duri pindah kereta commuter line dengan tujuan Stasiun Manggarai - Depok/Bogor dan turun di Stasiun Sudirman. Jarak dari Stasiun Sudirman menuju ke lokasi Grand Indonesia hanya sekitar 600 meter saja. Dikarenakan pengaturan pola arus lalu lintas di daerah Stasiun Sudirman yang sedemikian rupa, maka cara tercepat menuju ke lokasi Grand Indonesia dari Stasiun Sudirman adalah dengan berjalan kaki saja. Namun jika diperlukan, mungkin kamu bisa juga naik taksi ataupun ojek online.

Naik Kereta KRL Ke Grand Indonesia dari Arah Stasiun Serpong - Parung Panjang

Untuk kamu yang datang dari arah Stasiun Serpong - Parung Panjang, kamu bisa naik Kereta KRL dengan tujuan Stasiun Tanah Abang (beli tiketnya tujuan Stasiun Karet), kemudian pindah kereta commuter line dengan tujuan Stasiun Manggarai - Depok/Bogor dan turun di Stasiun Sudirman (cek juga Peta Kereta KRL Commuter Line). Jarak dari Stasiun Sudirman menuju ke lokasi Grand Indonesia hanya sekitar 600 meter saja. Dikarenakan pengaturan pola arus lalu lintas di daerah Stasiun Sudirman yang sedemikian rupa, maka cara tercepat menuju ke lokasi Grand Indonesia dari Stasiun Sudirman adalah dengan berjalan kaki saja. Namun jika diperlukan, mungkin kamu bisa juga naik taksi ataupun ojek online.

Demikian tips perjalanan Kereta KRL Commuter Line menuju ke lokasi Grand Indonesia di Jakarta Pusat, semoga bermanfaat dan selalu perhatikan barang bawaan Kamu!