Musibah adalah Anugerah


Apa yang dilakukan disaat hidup kita berantakan? pecah berkeping-keping?

kita bisa saja mengatakan itu adalah MUSIBAH, tapi kita bisa juga menyebutnya ANUGRAH. tergantung seberapa penuh hati kita dengan rasa syukur.

Sang Pemilik Hidup sudah jelas punya cara sendiri merenda kehidupan kita. Pernah liat nggak saat kita kecil? ibu sedang merenda di kursi & kita melihatnya dari bawah? sedang apa ibu? kok bikin "prakarya" nggak jelas gitu?

terlihat benang ruwet & berantakan bukan dari bawah? tapi nampak luar biasa indah dari atas. masalah-masalah hidup kitapun nampak demikian, ruwet kelihatannya bagi kita seperti berantakan, bahkan merasa akhir segalanya. no way out.

tapi nggak gitu yang dilihat oleh Sang Pemilik Langit bagi kita. Tuhan akan menunjukkannya saat kita dianggap telah LAYAK & PANTAS mendapatkannya.

...setiap masalah kita seberat apapun, selalu memiliki KEINDAHAN tersembunyi yang hanya bisa DITEMUKAN saat kita selalu memanjatkan rasa syukur disaat sulit, nggak sudi nyerah & berbaik sangka pada pemilik alam semesta.

...dan kita bisa memungut satu per satu kepingan-kepingan hidup kita yang berserakan & menyusunnya menjadi MAHA KARYA yang jauuuuuhhhh lebih INDAH dari sebelumnya.

jika & hanya jika....
kita menolak untuk menyerah, bangkit bergerak & akhiri dengan senyum bahagia.

seperti contoh pot keramik ini.
pecah berantakan lalu bisa saja kesal/ kecewa/ marah lalu buang ke sampah.

atau....

kita bisa memilih MENYUDAHI kekecewaan/ kesedihan karena pot pecah, ...dan ketika kita berusaha berprasangka baik, sanggup bersyukur, hal-hal luar biasa & ide-ide cetar pun bermunculan... pecahan & kepingan potnya malah membuatnya terlihat lebih indah dari bentuk lamanya.

tidak ada orang yang "kekurangan".
yang ada adalah orang yang "lupa bersyukur".

setuju kawan?

Artikel Terkait

Previous
Next Post »